Program Kementan Berhasil Tingkatkan IP Sawah Tadah Hujan di Kota Bandung
Bandung, 21 November 2025 — Program Kementerian Pertanian kembali menunjukkan hasil nyata di lapangan. Dalam rangkaian kegiatan pengawalan luas tambah tanam (LTT) di Kota Bandung, tim Kementan yang dipimpin oleh Dr. Ir. Pamuji Lestari, M.Sc selaku Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral, didampingi Kepala BRMP Sayuran Dr. Noor Roufiq Ahmadi, S.T.P., M.P., menemukan bukti keberhasilan peningkatan produktivitas pada sawah tadah hujan di wilayah tersebut.
DKPP Kota Bandung menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga capaian LTT tetap berada pada zona hijau. Dukungan berupa bantuan sarana dan program penguatan produksi dari Kementerian Pertanian dinilai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Indeks Pertanaman (IP) di beberapa kecamatan.
Salah satu capaian paling menonjol terlihat pada lahan padi Kelompok Tani Mulya Abadi di Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru. Lahan yang sebelumnya hanya memiliki IP1 karena bergantung pada curah hujan, kini mampu mencapai IP3. Lonjakan produktivitas ini terjadi setelah adanya pendampingan intensif dari penyuluh serta pemanfaatan optimal bantuan program Kementan. Keberhasilan tersebut menjadi contoh konkret bahwa intervensi yang tepat dapat mengoptimalkan lahan tadah hujan secara maksimal.
Kegiatan visit ditutup dengan diskusi interaktif bersama para penyuluh pertanian Kota Bandung. Para penyuluh menyampaikan beragam kendala lapangan, seperti tantangan pengelolaan air, kebutuhan teknologi budidaya yang lebih adaptif, serta perlunya pendampingan berkelanjutan kepada petani. Tim Kementan menerima seluruh masukan tersebut dan menegaskan komitmen untuk mempercepat penyelesaian kendala demi keberlanjutan peningkatan produktivitas.
Melalui visit LTT dan evaluasi langsung di lapangan ini, Kementan berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, dinas daerah, dan penyuluh semakin menguat sehingga program peningkatan indeks pertanaman—khususnya pada lahan tadah hujan—dapat terus memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan nasional.